Senin, 07 Juni 2010

My Fingers for a Tasty “Tahu Isi”

Searching…Searching…Searching…!!! Googling…Googling…Googling…!!!

Nemu ini dech

Buat yang belum tahu gue, dikasih tahu neh…dalam hal masak gue baru belajar banget. Makanya teman-teman bilang kalo gue itu “Padang Murtad”. Apa lagi sejak kejadian gue masak air, dimana air yang gue masak menghilang entah kemana dari tempatnya a.k.a masak air gosong :P. Semakin terbuktilah dan pas-lah julukan itu buat gue.

Tapi, satu tahun terakhir atau tepatnya sejak bulan Ramadhan tahun kemaren, gue jadi orang yang bertanggung jawab sama makan abang dan adik gue. Yup..sejak kita bertiga tinggal serumah, gue yang bertugas sebagai tukang masaknya ha..ha..ha….semua orang langsung berdoa untuk keselamatan abang dan adik gue. Kurang ajar sekali orang-orang itu!!!

Di awal tugas baru gue jadi koki di rumah, tau nggak apa yang gue lakukan kalau mau masak??

  1. Berdoa semoga gue selamat selama kegiatan masak memasak ini :P. Apa lagi dari cipratan minyak panas. Karena ini merupakan debut gue sebagai koki, jadi yang bisa dimasak cuma yang digoreng-goreng he..he..he…
  2. Membuka resep masakan uuppss….
  3. Kalau resep nggak sukses, ambil handphone telpon Mama minta petunjuk. Tapi kayanya point yang ini lebih sering jadi pilihan deh, dan yang pasti lebih efektif LOL :D

Kembali ke kisah tahu isi. Setelah adonan dan lain2nya selesai, waktunya untuk menggoreng…dan masalah pun timbul jeng…jeng…jeng…(zoom in plus musik action serem..!!!). Gue bingung gimana caranya masukin tuh tahu ke dalam kuali yang ada minyak panasnya, biar adonannya nggak tumpah dan mleber-mleber (bahasa apa pula itu???) kemana-mana. So…diputuskan untuk menggunakan garpu. Oouuccchhh…..pas tahunya mau dimasukin dalam kuali, tahunya jatuh dan cipratan minyak panas kena ke jari tengah tangan kanan gue. You know what?? ppaannaaaaaassss….jari gue perih. Bodohnya, tuh jari bukannya diobatin tapi cuma gue siram air dingin dan gue lanjut goreng tahu isinya. Soalnya selama ng’goreng udah nggak terasa perih banget.

Hasilnya…ttaaarrraaaa…..tahu isi gue jadi…..

Untuk pembelaan warnanya yang terlalu coklat, gue memang suka makanan yang sedikit gosong…ingat, sedikit gosong. Kalau gosong gue juga nggak suka, pahit. Jangan dilihat dari bentuknya. Berdasarkan tester yang cukup terpercaya yaitu adik gue (he..he..he…lumayan terpercaya loh. Soalnya dia suka bilang masakan gue asinlah..nggak ada rasalah…). Katanya, rasanya OK…nggak kalah sama yang dijual orang-orang, malah lebih enak.

Ha..ha..ha…Senyuman paling manis tercipta ;)

Masih ingat dengan jari gue yang kena minyak panas??? Berhubung waktu itu nggak langsung gue obatin, sorenya pas habis mandi gue baru sadar ma jari gue yang keadaannya cukup memprihatinkan *hiks L

Cuma mau mengingatkan, yang kena cipratan minyak cuma jari tengah aja. Kalau yang yang lain juga terlihat bengkak itu bukan karena kecipratan minyak panas. Tapi memang jari gue yang semok. Makanya yang perhatikan tanda merah LOL :D

Sampai nih tulisan gue posting, jari gue masih dalam keadaan yang sama *hiks L. Paling nggak tahu isi gue berhasil J (hiburan yang kurang sukses L)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayouth Supports